MATEMATIKA DAN ILMU ALAMIAH DASAR
A. MANFAAT IAD UNTUK PERKEMBANGAN PSIKOLOGI
NPM : 12514525
KELAS: 1PA01
DOSEN: DINA KUSUMA ASTUTI
TUGAS 2 MTK&IAD
Ilmu Alamiah Dasar
merupakan pengetahuan tentang konsep - konsep dasar yang ada di dalam bidang Ilmu
Pengetahuan Alam (IPA) dan Teknologi. Ilmu Alamiah Dasar ditujukan untuk
mahasiswa yang belajar di bidang sosial budaya, agar mahasiswa
memiliki pandangan yang lebih luas dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA),
mampu mendekati persoalan tentang pengetahuan alam dengan penalaran yang lebih
bersifat komprehensif, memperoleh dan memahami pengetahuan yang ada dan
termasuk ke dalam bidang Pengetahuan Alam dan Teknologi. Oleh karena itu. ilmu
alamiah dasar menunjang kecakapan mahasiswa psikologi. Mengingat bahwa
psikologi adalah ilmu sosial, maka mahasiswa psikologi penting untuk
mempelajari Ilmu Alamiah Dasar agar manfaatyang dihasilkan dapat
menunjang kecakapan mahasiswa psikologi ketika menuju jenjang yang
lebih tinggi, contohnya dalam menulis skripsi, meneruskan perkuliahan ke
jenjang magister, ataupun nanti ketika sudah menjadi seorang psikolog. Selain
itu, Sains bertujuan untuk eksplorasi ke alam materi berdasarkan observasi.
Oleh karena itu, dengan mempelajari sains atau ilmu alam diharapkan
mahasiswa psikologi mencari hubungan antara fenomena yang diamati dan
yang bersifat menerangkan, dan harus dapat menguji diri. Hal itu digunakan
dalam menyelesaikan suatu masalah (problem solving).
Pendidikan ini
membangun dua logika, yaitu logika induktif dan logika deduktif. Logika
induktif adalah logika yang digunakan untuk menemukan sesuatu. Sedangkan logika
deduktif adalah logika dari yang ditemukan. Mempelajari Ilmu Alamiah Dasar
diharapkan mahasiswa psikologi dapat membangun logika berpikirnya kelak.
Sehingga ketika menyelesaikan masalah (problem solving) tidak hanya berdasarkan
teori ataupun prasangka semata, namun juga dibantu dengan logika sehingga
semakin mempermudah. Tidak dipungkiri juga bahwa psikolog dibutuhkan dalam
penalaran untuk mendapatkan suatu kesimpulan dari suatu permasalahan. Oleh
karena itu, dengan mempelajari Ilmu Alamiah Dasar, diharapkan mahasiswa
psikologi dapat melakukan penalaran dengan baik. Baik itu penalaran induktif
maupun penalaran deduktif, sehingga bisa menunjang karir dan kecakapannya. Selain
itu, ketika seorang psikolog ingin menyimpulkan atau menemukan sebuah teori baru,
maka ia dapat menggunakan manfaat mempelajari ilmu alamiah dasar yaitu dengan
menggunakan metode ilmiah ataupun non ilmiah yang juga dibutuhkan penalaran,
logika, dan langkah-langkah yang didapat dari Ilmu Alamiah Dasar. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa
psikologi untuk mempelajari Ilmu Alamiah Dasar, supaya dapat memenuhi kriteria
sebagai psikolog yang baik nantinya, dapat semakin menunjang kecakapannya baik
dalam menangani masalah (problem solving), dalam menemuka suatu pengetahuan,
ataupun dalam berpikir, berlogika, dan bernalar yang baik.
B. PERBEDAAN IPA KLASIK DAN IPA MODERN
1. IPA KLASIK
Merupakan suatu proses
IPA di mana teori dan eksperimen memiliki peran saling melengkapi dan
memperkuat. IPA klasik memiliki kajian yang bersifat makroskopik, yakni mengacu
pada hal-hal yang berskala besar dan kaidah pengkajiannya menggunakan cara
tradisional. Di samping kajian yang bersifat makrokopis, ciri lain IPA klasik
adalah lebih mendahulukan eksperimen dari pada teori.
Contoh: Pembuatan gula
kelapa merupakan proses fisika bersama-sama kimia yang telah tinggi tingkatannya
dan juga pembuatan terasi, ikan asin, rendang, dan telor asin
2. IPA MODERN
Merupakan suatu proses
IPA di mana penekanan terhadap teori lebih banyak dari pada praktek. IPA modern
memiliki telaahan yang bersifat mikroskopik, yakni sesuatu yang bersifat detail
dan berskala kecil. Selain itu, IPA modern menerapkan teori eksperimen, di mana
ia menggunakan teori yang telah ada untuk eksperimen selanjutnya.
Contoh: Pemanfaatan
energi matahari untuk kegiatan yang berkaitan dengan listrik untuk transportasi,
industri, rumah tangga adalah pemanfaatan foron untuk menimbulkan aliran muatan
listrik (elektron) karena perbedaan panas, sehingga terbentuklah sel pembangkit
listrik. Tungku sinar matahari telah banyak digunakan yang hanya berprinsip
pada titik fokus lensa cekung. Dengan energi panas bumi dapat diperoleh tenaga
listrik.
Berdasarkan pengertian
IPA Klasik dan IPA Modern yang dipaparkan di atas, dapat diketahui bahwa
penggolongan IPA menjadi IPA Klasik dan IPA Modern didasarkan pada konsepsi,
yang meliputi cara berfikir, cara memandang, dan cara menganalisis suatu gejala
alam.
Secara umum,
langkah-langkah penerapan metode ilmiah pada IPA Klasik dan IPA Modern adalah
sama, yakni harus melalui penginderaan, perumusan masalah, pengajuan hipotesis,
eksperimen, dan penarikan kesimpulan (teori). Baik IPA Klasik maupun IPA Modern
keduanya memiliki tujuan akhir yang sama, yakni keingintahuan. Namun pada IPA
Klasik, suatu pengetahuan didapatkan dari awal, yakni didasarkan dari hasil
eksperimen yang dilakukan dan kajian pada IPA Klasik lebih dangkal karena
terbatas pada media atau alat bantu penelitian. Sedangkan pada IPA Modern,
suatu pengetahuan diperoleh melalui eksperimen yang dilakukan dengan berkiblat
pada teori yang telah ada dan dengan bantuan teknologi yang lebih canggih dan
maju, maka kajian dari IPA Modern lebih mendetail. Sehingga diperoleh
pengetahuan yang lebih mendalam mengenai suatu fenomena alam. Dengan kata lain,
dapat disimpulkan bahwa IPA Modern merupakan pengembangan dari IPA Klasik.
SUMBER:
- https://aniandriani.wordpress.com/2013/06/27/tujuan-dan-manfaat-mempelajari-ilmu-alamiah-dasar-bagi-psikologi/ (diakses pada Jumat, 14 April 2017 pukul 12.00 )
- http://ilmukealaman.blogspot.co.id/2014/09/perkembangan-dan-pengembangan-ipa.html (diakses pada Jumat, 14 April 2017 pukul 12.19)
- http://kemashsn.blogspot.co.id/2013/03/perkembangan-ipa.html (diakses pada Jumat, 14 April 2017 pukul 12.30)
NPM : 12514525
KELAS: 1PA01
DOSEN: DINA KUSUMA ASTUTI
TUGAS 2 MTK&IAD
Komentar
Posting Komentar